I am Quchie.
I'm not beautiful like you. I'm beautiful like ME.
chierita - January 6, 2012 9:55 PM - Text
Penampilan?

Terinspirasi dari tweet seoran teman:

Penampilan mencerminkan kepribadian. Silahkan berpakaian terserah anda tapi jangan salahkan apabila penilaian orang tidak sesuai harapan.

- @mimomi

Emang bener penampilan mencerminkan kepribadian. Saya sendiri orangnya cuek dan dalam keseharian berpakaian cuek. Prinsip saya cuma: “Yang penting enak dipakai”. Mungkin ada pengecualian kalau dalam event tertentu, yang mewajibkan saya berpakaian seperti ini seperti itu.

Berapa tahun tinggal di Jerman, yang masyarakatnya cenderung cuek dengan penampilan orang, saya bisa enak-enak aja kemana-mana tanpa adanya tatapan-tatapan aneh dari orang sekitar. 

Kecuekan ini saya bawa ke Indonesia ketika saya pulang.

Saya masih jadi diri saya yang cuek. Ga ada lah istilah “kan gw tinggal eropa harus gaya donk!” *maaf, kalo ada yang tersinggung dengan kalimat ini, kadang ada aja kan orang seperti ini*.

Kadang kalau dibandingkan dengan teman-teman saya, bisa dibilang saya ini ga modis. Peduli amatlah.. saya bukan orang yang ngikutin mode. Kalau mereka teman saya, toh mereka menerima saya apa adanya.. :P *halah ngomong apa toh chie!*

Mereka yang kenal saya, tahu saya. Mereka yang tidak kenal, bisa saja memandang saya berbeda. 

Sekali waktu, hmm.. bukan sekali waktu sih beberapa kali sering malah, saya masuk ke toko. Mungkin dengan gaya saya yang terlihat seperti “ini orang ga punya duit!”, dari saya masuk toko sampai keluarnya, saya dilihatin terus sama sang penjaga toko. Nampak saya ini mau mencuri saja. Agak risih juga, akhirnya saya pergi saja. Hey, penjaga toko! Itu rugi di kalian, kalau aja saya ga dilihatin gitu, bisa jadi saya menemukan barang di toko kalian, dan saya membelinya!

Saya jg ga akan masuk toko yang sekiranya saya ga mampu beli barangnya kali! Kecuali kalau pengen membandingkan harga di Indo dan di Jerman. Pernah saya masuk ZARA di GI, Jakarta, itu saya masuk juga ditatap aneh, ckck.. ogah jg sih belinya, harganya murahan di Hamburg apalagi kalau musim sale! :P *Btw, ZARA di sini lebih cenderung buat kalangan kelas menengah sih, beda sama di Indo yang dianggapnya WAH!*

Keluarga saya pun punya prinsip yang mirip-mirip dengan saya dalam berpakaian. 

Ada 1 kejadian. Mama saya masuk 1 toko, nanya harga pada si penjual, penjual pun menjawab: “MAHAL!”. Hey! menghina? Mungkin karena jengkel, mama pun berpindah toko, ke toko depannya, dan membeli banyak barang, keluar toko sambil memperlihatkan barang belanjaannya kepada si penjual sombong tadi. HAHAHA..

Entah apa yang ada di pikiran orang kalau melihat penampilan kita. Tapi dengan kecuekan kami ini, kadang ada untungnya juga! Kalau masuk toko yang mungkin bisa dibilang “kami lebih cocok masuk toko seperti ini” » seperti misalnya ke pasar baru. Lumayanlah dapet harga diskon! :P

*maaf kalau tulisannya malah jadi kayak yang curcol, aneh juga kemana² semacam ga ada tujuan saya nulis ini untuk apa? sebenernya untuk refreshing aja lagi mumet sama tugas* :))) #stress

Notes
Short URL for this post - http://tmblr.co/Z7VuVyEMd--6